DAFTAR LABELKU (klik saja jangan ragu-ragu)

Jumat, 23 November 2012

MENJADI MURIDKU SEKALIGUS GURUKU Oleh MasKatno Giri (Mas Guru SMAN1 Girimarto


Hari ini pembelajaran bahasa Inggris   di akhir semester 1.  Kamis pagi pukul 7.15 aku seperti biasa sudah memasuki ruangan kelas X1 salah satu kelas unggulan di SMAN 1 Girimarto. Dengan  berniat  positif  aku meneruskan pembelajaran  dan evaluasi diri.

“Ini pertemuan di akhir semester satu, aku mohon ada kritik dan saran secara tertulis tanpa ditulis identitas biar lebih fair, harapanku nanti di semester dua aku lebih baik dalam menyampaikan pembelajaran.  Tak ada guru sempurna. Aku  perlu belajar dari kalian semua”. Itulah kata  awalku.

“Iya siap, pak” sahut para siswa

Setelah sekitar 10 menit berlalu, kertas dikumpulkan. Lalu, pembelajaran hari ini membahas latihan soal melalui LCD.

Sambil menanti  para siswa mengamati soal dan menacari vocab yang sulit. Aku mulai membaca satu persatu dari kertas kritik dan saran untukku. Menurutku agak jarang guru memberi kesempatan siswanya mengritik gurunya. Sejak sekolah SD sampai kuliah S2 belum pernah aku  diberi kesempatan mengritik guruku. Namun, sekali lagi aku  punya niat positif, aku ingin  menjadi lebih baik dan aku ingin  orang  bisa lebih baik  setelah belajar melalui aku. 

Aku kaget, ternyata yang mendominasi kok justru pujian untukku, padahal aku ingin kritikan, apa mereka jujur atau  malu-malu untuk mengrikik?

Berikut beberapa tulisan siswa: 1.  “Asyik pembelajarannya,.... guru yang ideal  memang  harus sabar, seperti bapak” 2. “ Aku sudah sering membaca  tulisan bapak di internet, bapak motivator yang baik"...3. Maju terus pak, tetap semangat” dll.

Yang jelas aku mendapat masukan yang biasa-biasa saja. Padahal, sudah kusiapkan mental bahwa aku siap dihujat dan dikritik oleh siswaku. Namun, kutemukan kata kata bijak dari tiga di antara  siswaku . Aku berkesimpulan bahwa ketiganya anak yang luar biasa. Tulisannya  agak panjang ringkasnya berbunyi “  BE YOURSELF,... JADILAH DIRIMU SENDIRI  SETIAP ORANG PUNYA KEKURANGAN DAN KELEBIHAN. TETAP SEMANGAT” Kata-kata ini rasa-rasanya memberikan pembelajaran yang luar biasa bagiku. 

Aku benar-benar mendapat inspirasi hidup dan semakin semangat lagi dari para siswaku  yang luar biasa.Terutamadari yang menulis”BE YOURSELF DAN KATA MOTIVASINYA. Aku tentu akan lebih bersemangat dan bahagia bahwa kita tidak bisa memaksakan diri menjadi seperti orang lain. Aku teringat sebuah buku yang menulis tentang gaya orang dalam mengajar maupun belajar sangat berbeda-beda “be yourself” lebih  menjadikan hidup menentramkan.....menuju MENJADI DIRI SENDIRI.  Singkatnya ora sah mumet-mumet tentang gaya hidup kita. Yang penting  jangan berhenti belajar dari pengalaman dan dari berbagai sumber.

Terima kasih para siswaku tercinta, engkau anak luar biasa. Doaku menyertaimu. Semoga engkau sukses selalu.

Kamis, 22 November 2012

Maskatno Giri Menjadi Finalis Lomba Menulis Artikel HUT PGRI 2012


Seleksi hasil lomba menulis artikel ilmiah populer dalam rangka HUT PGRI 2012 di kabupaten Wonogiri sudah mendekati akhir. Maksudnya, sudah dipilih  finalis atau para calon juara.

Peserta lomba mendekati angka seratus. Namun, panitia sudah mengantongi 15 nama calon juara untuk diikutkan ke seleksi berikutnya, nama-nam a tersebut adalah:
Guru SMA: Supriyanto (SMAN 1 Wonogiri). Uswatun H (SMAN 1Purwatoro).
Sukatno (SMAN1 Girimarto)
Guru SMP:.Sukidi (SMPN 1 Kr Tengah).Widodo (SMPN1Sidoharjo). Ari Subianto (SMPN 6 Wonogiri) Suroto (SMPN1 Giriwoyo)Puji kamuyaningsih (SMPN 6 Wonogiri). Ika Srdhiyani (SMPN 2 Eromoko)
Guru SD: Parno (SDN Wonomulyo Wonogiri), Budhi  Prayitno (SDN Giriharjo) Nuning S (SDN 1 Pondok). Ria  Sulistyono SDN 2 Jatisrono.Wahyudi  (SDN 1 Balurejo Giriwoyo), Marsanto (SDN1 Gn Sari Jatisrono)
Sumber Ketua Panitia

Senin, 19 November 2012

Calon Orang Sukses vs Orang Gagal Oleh Maskatno Giri


Bertahun- tahun aku berobsesi menjadi orang yang sukses, maksudnya sukses  tak hanya  sekedar di dunia tapi  juga di akherat.  Bersamaan  waktu , aku  juga berobsesi ingin menjadikan orang lain  sukses. Aku setiap hari memotivasi diri dan orang lain, agar  tercapai obsesi positif.

Salah satu caraku  dalam memotivasi diri dan orang lain yaitu denga berusaha dan hunting berbagi sumber  tentang "resep suskses"  .  Kini aku  menyimpulkan ada beberapa ciri calon orang sukses dan orang gagal  yang disingkat dengan 7 M antara lain:
1. Memiliki niat positif untuk mandiri dan bermanfaat untuk orang  banyak.
2. Mampu memikul tanggung jawab yang diberikan.
3. Menghargai diri dan usahanya sendiri.
4. Memilki daya juang yang tinggi  dalam belajar dan bekerja
5. Mampu menerima tantangan atau tugas baru.
6. Memiliki emosi yang lebih hidup dan positif.
7. Mudah berkomunikasi dan membantu orang lain.

Ciri-Ciri Orang yang Gaga dengan singkatan 7M:
1. Malas  mencoba suatu hal yang baru.
2. Malas belajar dari orang lain dan tidak belajar dari pengalaman
3. Melempar kesalahan  diri kepada orang lain.
4. Memiliki emosi negatif  yang kaku
5. Mudah frustasi dan tertekan.
6. Meremehkan bakat dan kemampuannya sendiri.
7. Mudah terpengaruh orang lain.

Berusaha Berkarya Tanpa Kendala no Oleh MasKatno Giri


Mau tidur  belum ngantuk. Bingung juga  mau mengerjakan apa. Padahal, besuk harus berangkat pagi menuju SMAN 1 Girimarto yang berjarak sekitar 50 km dari rumahku. Memang, rumahku berjarak paling jauh dibanding rumah teman-teman sekantorku.

Mengeluh?. No way. Selama ini, walau rumahku paling jauh aku jarang sekali  sampai di kantor telat. Bahkan, aku lebih awal dibanding denganyang rumahnya dekat. Kenapa bisa demikian?
Aku ternyata punya pemikiran lebih unggul. ini bukan untuk disombongkan. Maksudnya,  kenyataannya tindakanku lebih unggul dibanding dengan yang rumahnya dekat. Otomatis, bisa dikatakan prinsip hidupku lebih unggul dibandingkan dengan orang pemalas.

Aku memiliki keyakinan bahwa kemalasan menjauhkan rezeki. Aku ingin rejekiku semulur, berkah dan membahagiakan. Menurutku rezeki tidak hanya berupa uang atau barang. Kebahagiaan yang luar biasa sudah kuperoleh. Maka buat apa aku mengeluh enjoy saja, walau rumahnya paling jauh tapi tetap semangat.
Tetap semangat semoga juga menular kepada anak dan muridku. Untuk ke anak-anaku ternyata sudah tertularkan semangatku. Tapi, untuk ke muridku rasanya kok sulit. Kenapa ya?.

Aku masih bingung jawabanya. Yang jelas  kita tidak boleh menyerah. Kita  harus pantang menyerah untuk bisa menjadi model yang baik untuk orang lain.

Hidup adalah ibadah itulah prinsipku, dari situlah aku menjalali hidup dengan bahagia sekali.

Minggu, 18 November 2012

Manusia Indonesia Adalah Manusia Terlucu di Dunia Oleh Maskatno Giri


Menurut Cak Nun bahwa manusia Indonesia memiliki kenekatan hidup melebihi bangsa manapun. Cak Nun memberikan beberapa contoh di antaranya ada  banyak orang  berani merencanakan korupsi padahal belum kering air wudlunya, ada yang berani  pergi tanpa uang saku naik di atap gerbong kereta tanpa pegangan dll.

 Kalau menurutku manusia Indonesia adalah manusia paling lucu di dunia. Contohya banyak: 1) manusia Indonesia masih sempat tersenyum lebar ketika kena tanah longsor dan banjir bandang, padahal penyebabnya mereka sendiri, 2) Banyak   orang yang bangga dan tertawa padahal mereka habis berbuat maksiat. 3) Banyak orang yang sempat tersenyum dan terlihat anggun memakai jilbab, yang cowok memakai kopiah setelah ketahuan maling  dan disidang.Padahal sebelumnya mereka tak pernah berpenampilan anggun. Wah lucu bukan?

Bukan!. Tidak hanya sekedar lucu. Mereka mungkin berpendapat “ wah lagi apes, lain kali harus hati-hati”
Hidup yang penuh kelucuan, barangkali sudah warisan. Karena para nenek moyangnya barangkali sering kurang serius. Kalau serius mau merdeka dari penjajahan,  kenapa harus menunggu bertahun-tahun bahkan berabad-abad dalam ketiak penjajah?


Menghabiskan Waktu Menjelang Tidurku

Bersantai ria di malam Minggu, mau tidur belum mengantuk. Ini justru kesempatan berharga untuk berkarya. Aku bisa menulis apa adanya. Minimal  aku bisa evaluasi diri bahwa  karya hidupku di dunia kepenulisan belum seideal yang diharapkan.

Namun, segala sesuatu membutuhkan proses. Kebetulan prosesku  lumayan lambat. Lambat tidak jadi soal yang penting telah memulai berkarya. Sebetulnya, salah satu hal yang memotivasi aku berkarya lewat tulisan berangkat  dari rasa iri yang positif.  Sering aku bertanya-tanya kenapa ada  benyak orang berlatar belakang biasa saja tapi karyanya bisa luar biasa.?

Keirianku ternyata ada manfaatnya, aku termotivasi bahwa orang biasa yang  berlatar belakang biasa saja sepertiku ternyata masih bisa dioptimalkan. Tentu, asal mau. Ya  aku mendapat motivasi dari guruku bahwa  pengharapan adalah modal untuk luar biasa,  pengharapan bisa diartikan optimisme  kedepan bahwa kita bisa melakukan dan berkarya lebih baik.

Prestasiku dalam kepenulisan baru bersifat kedaerahan, padahal pernah membayangkan menjadi juara tingkat nasional. Untuk memotivasi orang lain dan anak-anakku, kutunjukkan bahwa aku memiliki  tekat dan nekat. Kenekatanku,  aku pernah ikut lomba di antaranya menulis karya ilmiahsekitar 15 kali. Walau pernah juara di tingkat propinsi dan kabupaten, aku merasa belum ada apa-apanya. Aku merasa kualitas tulisanku biasa saja. Kenapa biasa juara ?  Yang sering  baru tingkat kabupaten. Karena daya saing di kabupaten atau provinsi tidak begitu berat.

Kata seorang penulis Afifah, dia menyatakan kita bisa menjadi juara sepanjang masa jika kita menjadi hamba Allah yang bersyukur secara maksimal. Kok bisa? Ya bisa, dengan bersyukur orang akan menggunakan waktunya secara maksimal, dengan bersyukur dia bisa  efektif dalam bekerja dll. Prestasi  hidup erat hubungannya dengan penggunaan waktu  secara maksimal.

Mari kita menjadi juara sepanjang masa denagn bersyukur.