DAFTAR LABELKU (klik saja jangan ragu-ragu)

Sabtu, 28 April 2012

Mutiara Nasihat Untuk Pendidikan Anak

Allah telah memberikan karunia kepada seorang Ibu
berupa dua hal sangat mulia
yang dapat meluluskannya sebagai pembimbing agung.
Dua hal itu adalah kasih sayang yang tidak terbatas dan
kesabaran yang tidak pernah habis.
( Dr. Abdul KArim Bakkar)

Saya sering melihat
banyak orang tua yang memanjakan anak-anaknya
sebagai bentuk “balas dendam” terhadap perlakuan keras yang diterimanya dari orang tua mereka dulu.
Kedua contoh cara mendidik tersebut
hanya akan membuahkan kesusahan
pada dua generasi bahkan lebih.
( DR. Musthafa as-Siba’i)

Seharusnya kita dapat menyikapi kesalahan-kesalahan anak dengan menutup lembaran-lembaran lama.
Jika terjadi kesalahan,
baik itu besar atau kecil dalam fase-fase kehidupannya
lalu dia tidak melakukan lagi,
maka kita harus dapat melupakan kesalahan tersebut dan
kita juga harus membantunya agar dapat melupakannya.
( Dr. Abdul KArim Bakkar)


Ketika kita memberikan tanggung jawab kepada anak-anak, berarti kita telah menghilangkan perasaan malas dan
perasaan tidak mampu dalam akal pikirannya.
Semua ini tidak akan dapat tercapai
kecuali jika kita tidak melatihnya sejak kecil,
sehingga lambat laun dia akan dapat
mengembangkan tanggung jawab itu dengan sempurna.
(Thariq Suwaidah)
 
Janganlah anda menentukan arah hidup sang anak.
Namun, sinarilah jalan hidupnya dan
berilah beberapa alternatif atau usulan.
Lalu biarkan dia sendiri yang akan memilihnya.
(Doug Payne)

 Seorang pembimbing
yang stagnan dalam pola pikir dan interaksinya,
tidak mau menerima kritikan, dan
tidak mampu beradaptasi dengan situasi
maupun lingkungan baru
maka ketika telah melewati batas limitnya,
dia hanya akan terkubur dalam peti.
(Dr. Abdul Karim Bakkar)
 
Membimbing adalah
bagian dari jerih payah yang telah ditakdirkan Allah
kepada manusia di bumi.
Namun, jerih payah ini akan menjadi sesuatu
yang menyenangkan hati
ketika membuahkan hasil yang tercapai atau
paling tidak hampir dapat diraih.
( Muhammad Quttb)


Posting Komentar