DAFTAR LABELKU (klik saja jangan ragu-ragu)

Rabu, 12 September 2012

Belajar dari Kata Bijak "Becik Ketitik, Ala Ketara" oleh MasKatnoGiri



Becik Ketitik, Ala Ketara  merupakan peribahasa  atau bisa disebut sebagai kalimat bijak bahasa Jawa. Kalau dipikir secara mendalam kalimat becik ketitik olo ketoro merupakan ajaran yang luar biasa. Namun, kalimat tersebut perlu juga diperjelas bahwa kebajikan ( Jawa; kebecikan) adalah bukan kesimpulan dari  ukuran manusia, tapi kebaikan yang bersumber dari kebaikan Allah s.w.t. Sebab jika kebaikan yang disimpulkan manusia sering salah kaprah, karena dalam menyimpulkan sesuatu manusia masih dilatarbelakangai kehendak-kehendak negatif (hawa nafsu).

Dari sebagian manusia mengartikan becik ketitik ala ketara adalah jika suatu keburukan ditutup-tutupi maka lambat laun ia akan muncul juga, dan sepandai-pandainya menyimpan bangkai busuk, maka lama-lama baunya akan tercium juga atau terkadang orang menyimpulkan bahwasannya hal2 yang baik dari seseorang hampir tidak pernah terlihat, sementara hanya keburukan-keburukan orang tersebut yang diperhatikan".Dimana setiap orang ada sisi baik dan sisi buruknya tetapi yang selalu diperhatikan hanyalah keburukan dan keburukannya saja, tanpa pernah melihat sisi kebaikannya.
Dalam konteks yang lebih luas bahwasanya setiap kebaikan  dan keburukan  tidak selamanya  terungkap di dunia  namun, pasti ada balasan di akherat.

MasKatnoGiri mengucapkan selamat bagi orang  yang memiliki kecerdasan spiritual tinggi, mereka  terkadang tidak peduli tentang falsafah jawa "becik ketitik ala ketara", namun mereka yakin bahwa Allah Maha Melihat. Orang yang bertaqwa adalah orang luar biasa  yang tanpa ragu-ragu berbuat kebaikan dan menghindari keburukan. Orang yang baik (baca:Taqwa) tak pernah pokil,  bahkan tak tersirat menyimpan keburukan, keselamatan diri dan orang lain mereka jaga.

Bagi yang saat ini masih asyik dengan keburukan  tanpa peduli nilai-nilai kebecikan, mereka hanya mengejar  kepuasan hawa nafsu, tentu MasKatnoGiri merasa prihatin dan berdoa semoga Allah memberi petunjuk bagi dirinya sendiri. Bagi yang nekat kita akan saksikan atau mungkin kita harus sabar untuk menyaksikan bahwa Allah berkuasa menjadikan mereka kaum "PENGEJAR HAWA NAFSU" akan terpuruk.