DAFTAR LABELKU (klik saja jangan ragu-ragu)

Jumat, 26 Oktober 2012

ADA APA ANAK SHALIH? Oleh MasKatno Giri


“Le, aku pingin nyonto nabi Ibrahim, kowe tak sembelih yo?  Itulah gurauan seorang ibu kepada anaknya yang terdengar langsung di telinga Masktno Giri.  Gurauan seorang ibu di atas,  barangkali   salah satu sebabnya adalah  kejengkelan seorang ibu teradap anaknya ynang mbrengkele.
.
“Ojo bu, aku wong populair kok dibeleh”, saut sang anak.

Memiliki anak kurang ajar berarti neraka dunia untuk orang tua.  Sebaliknya memiliki anak shalih dan shalihah  berarti ortu memiliki investasi  hidup sejahtera dunia dan akherat.

Kisah  nabi Ibrahim bersedia menyembelih anaknya, dan anaknya bersedia  itu  karena perintah Allah untuk menguji tingkat keshalihan ortu dan anaknya. Ternyata keduanya adalah pasangan yang benar-benar shaalih.
Bisa memiliki anak shalih dan shalihah, kenapa tidak?

Namun di  zaman sekarang memiliki anak yang shalih yang memiliki  modal KERJA KERAS, KEJUJURAN, KONSISTEN, AMANAH, MOTIVASI, PEDULI, REFLEKSI, DAN TAQWA (KAMPRET) sangat langka. Selamat bagi ortu yang memiliki anak shalih dan shalihah , ortu tersebut memiliki modal awal SYURGA DUNIA DAN AKHERAT. Karena menurut hadis bahwa  pahala dan doa anak shalih dan shalihah kepada ortunya akan tak pernah habis mengalir ke ortunya.

Menuntut orang lain atau anak kita menjadi shalih dan shaliha itu pekerjaan gampang. Namun, perlu instropeksi juga, apakah sebagai ortu kita juga memiliki   keshalihan. Kalu belum saya pikir tidak usah banyak menuntut orang lain. OK
Posting Komentar