DAFTAR LABELKU (klik saja jangan ragu-ragu)

Kamis, 15 November 2012

Sisi Lain Kirap Kerbau dan Pusaka di Malam 1 Syuro di Solo oleh Mas Sukatno Giri

Setiap tanggal 1 Syura atau 1 Muharam, Keraton Solo memiliki agenda rutin yaitu mengarak kerbau kyai slamet dan beberapa pusaka mengelilingi keraton Surakarta Hadiningrat.Diberangkatkan dari keraton sekitar tengah malam.

Walau aku bukan orang asli kelahiran Solo, aku sudah tinggal di kota ini sejak usia SMP jadi sudah lebih dari 20 tahun tinggal di wilayah Solo. Namun, sejak remaja aku tidak berminat dan belum pernah melihat arak-arakan kerbau di tengah malam.


Walau usiaku remaja waktu itu aku sudah mampu berpikir bahwa acara arak-arak kerbau di malam hari menunjukkan aksi pembodohan/ jahiliyah di zaman modern. Mungkin ada juga yang menganggap segi positifnya lebih banyak. Tapi, beda pendapat boleh -boleh saja. Dari usia remaja sampai anak saya sekarang remaja masih berkesimpulan bahwa arak-arakan menjelang pergantian tahun baru Islam adalah pembodohan, penuh dunia klenik, penyesatan dan kemaksiatan.

Bukti bahwa arak-arakan kerbau dan pusaka di tengah malam merupakan pembodohan, penyesatan , dan sarana rusaknya moral di zaman modern antara lain:
1. Ada anggapan bahwa air dari sisa pembersihan pusaka adalah air yang berfaedah atau air suci--- apakah tidak sebaliknya air itu banyak penyakitnya karena pusaka sudah sangat kotor?
2. Ada anggapan ikut dan menyaksikan arak-arakan ataumenjadi aktifis arak-arakan akan mengundang rejeki dan keberkahan--kok mudah sekali ya mendapatkan rejeki yang berkah dengan cara teralu singakat dan sederhana?
3. Ada anggapan bahwa kotoran kerbau memiliki kasiat luar biasa, misalnya: yang belum punya anak bisa segera punya anak bila memakai olesan dari tai kebo---kalau itu memang benar apa ada bukti ilmiah olesan tai kebo bisa meningkatkan kesuburan. dll
4. Ada saksi bahwa di tengah kerumunan ribuan masa terjadi pencopetan, pelecehan seksual-- aku mendengar cerita langsung dari seorang laki-laki yang berhasil menggrayangi beberapa daerah sensitf para wanita muda...inikah yang dinamakan keberkahan?
 
Sekali lagi, mungkin ada juga lho yang mengangap peringatan malam 1 syuro masih harus dipertahankan karena nilai positifnya banyak. Tapi selama ini aku baru menemukan pos