DAFTAR LABELKU (klik saja jangan ragu-ragu)

Rabu, 27 Maret 2013

Belajar Dari Tragedi Berhikmah oleh Maskatno Giri

Ini bukan cerita rekaan ini sungguh nyata. Maret 2013 membawa  banyak cerita yang membuat hati ini mesti harus bersabar  dan berzikir kepada Allah s.w.t.

1. Kisah   pertama  kematian anakku tercinta L  Khoirul Amaliah, gadis cantik shalihah  meninggal di usia 10 tahun sekolah di SDIT Darul Falah  Solo Baru. Khoirul membawa kesan yg dalam dalam hidupku. Si anak manis sang juara kelas. Sampai saat ini aku dan istriku masih sering meneteskan air mata ketika mengingat keluarbiasaaan almarhumah anakku.

2. Disusul beberapa hari kemudian  meninggalnya  ayah dari saudaraku,  salah satu penyebabnya tekanan batin dan memikirkan menantunya yg bejat kena pengaruh laki-laki bejat akhirnya minggat. Menantu tersebut menelantarkan  dua gadis manis yg masih kecil dan suaminya. Gadis  tersebut cucu dari ortu yg meninggal tersebut.

3. Meninggalnya lelaki luar biasa bp  Hariyo. Dia adalah sahabtku yg blm lama menjadi mualaf tertarbrak oleh pengendara spd motor  dgn kecepatan tinggi.

4. Meninggalnya  teman kuliahku  Sri Endang S Damanto,  dia wanita  shalihah (Insya Allah) yg meninggal di usia   37 tahun di saat melahirkan putera ke lima. Dia wanita cerdas alumni FKIP Engish UNS.

5.Kondisi kritis dari istri sahabatku  mbak Nurul krn kangker otak, bersamaan pula  di sdg hamil 6 bulan saat ini proses menunggu operasi batok kepala. Ya Allah berilah ketabahan untuk keluarga dan dia sendiri..

6. Yang terakhir tragedi pengakuan Umi lia lewat sms ke aku yg tidak menunjukkan penyesalan dalam usaha pelarian   Bali-Lombok. Mnurut pengakuannya dia menikah lagi dgn laki-laki  yg ganteng dan kaya dengan data palsu. Perlu pembaca ketahui bahwa Umi Lia adalah nama samaran di FB dia adalah istri saudarku atau menantu dari  seorang bapak yg meninggal. Maksudku yang kuceritakan di nomor 2 tadi.

Aku miris sekali mendengar kenekatan dan kebejatan si Umi lia dan  pasangannya, dgn entengnya minta cerai kpd suami resminya (krn pengaruh Pria Idaman Lain) setelah meninggalkan  dua anak dan suami. i suatu kesempatan dia mengatakan Tuhan itu Maha  Pemaaf lalu nekat bermaksiat.  Padahal  pembaca  saya pikir sdh tahu bw pezina kondisi gadis saja sudah dosa besar, lha ini berzina dgn status merusak anak dan keluarga besarnya. Dia kena pengaruh setan terlaknat berupa lelaki  yg ganteng sekali dan kaya raya.

Ya Allah berilah kekuatan dan kesabaran  keluarga besarnya terutama  Ibunya yg melahirkannya, suami yang setia dgn anak gadisnya. Berilah pengganti yang lebih baik.

Ya Allah,  walau  kisah Umi Lia ini tidak menimpa kpd ku tp aku bs membayangkan betapa beratnya masalah ini.

Tulisan ini silahkan dicopy untuk pembelajaran hidup.
Posting Komentar