DAFTAR LABELKU (klik saja jangan ragu-ragu)

Selasa, 02 April 2013

Pembelajaran dari "Hidup kok Begini-begini saja" oleh Maskatno Giri

Hidup kok begini-begini saja. Itulah   salah satu dalil  seseorang  mencari variasi  dan inovasi hidup. Memang manusia sebenarnya makhluk yang kreatif. Apalagi,  kalau mereka memiliki kelebihan di otak kanannya. Kebanyakan yang maju kecerdasan otak kanannya,  mereka tidak mau berhenti berkreasi. Salah satunya aku sendiri Maskatno Giri, ini bukan sok kreatif. sebab, aku sadar kalau  berpikir runtut  tidak bisa maksimal, maka aku tidak begirtu bagus di kecerdasan aritmetik. Namun, aku  Insya Allah mampu mengarahkan kreativitasku  menuju yang positif.

Tulisan ini  suatu gambaran nyata dan kisah nyata dari orang yang jenuh dengan kehidupan yang begini-begini saja. Maksudnya mereka yang kuceritakan adalah orang yang kreatif  tapi tidak menikmati dengan kehidupan yang sudah berjalan dengan baik.  Kalau berkreasi yang positif itu pasti bagus dan sudah banyak contohnya. Kreativitas yang bagus bisa menghasilkan uang, banyak saudara, lebih bahagia dan bermakna juga bisa  karirnya melejit.

Anda perlu sekali mambaca kisah nyata manusia yang menghadapi hidup   penuh kreatif tapi negatif. Mereka merasa 'HIDUP KOK BEGINI BEGINI SAJA', Mereka maunya cari kreasi dan variasi baru dalam hidup tapi salah jalan. Akhirnya rasa malu diri sendiri dan keluarga, bahkan penjara  didapat. Berikut kisah nyata yang kuperoleh dari sumber akurat dan  sebagian  besar  aku mengenal  keluarganya:

Satu, Ada seorang yang penuh kreasi,  jenis pekerjaan apapun dicoba karena memang kreatif. Namun, selama ini dia tidak kaya-kaya dan nampaknya pun kurang bahagia hidupnnya bersama suaminya. Kayaknya dia  ingin cari penghasilan tambahan, atau cari inovasi hidup. Tidak tahulah apa yang ada di benaknya saat itu. Tapi yang jelas beberapa bulan lalu wanita  tersebut sudah tak bernyawa di salah satu hotel di Solo dengan seorang pria (jelas bukan suaminya).  Para tetangga terkaget-kaget, tidak ada berita buruk selama ini kok dia yang terlihat alim meniggal di hotel saat berselingkuh.

Dua, Ada seseorang  yang berprofesi srabutan, rumah masih nebeng  mertuanya. Sebenarnya, mertuanya tidak terlalu miskin, cuma perabot rumah tangganya  kurang lengkap. Salah satu alasan di antaranya,  hidup rumah tangga  belum dilengkapi perabot yang OK. Maka dia mulai merambah dunia kreativitas dalam bidang pijat memijat. Pada akhirnya si istri dijual untuk kepentingan PIJAT PLUS-PLUS. Berita ini pun dari sahabat saya yang bertugas di keamnan dan menggaruk  para wanita malam.

Tiga, Ada  beberapa  PNS yang  berinovasi  tiada henti. Kreativitasnya di  kehidupan suami-istri.  Mereka merasa mendapat pembenaran dalam berkreativitas karena istrinya juga sibuk. Mereka mencoba selingkuh, di antaranya   dengan tetangganya, ada juga dengan muridnya ada juga yang sesama pegawai. Berdasar pantauan terakhir dari sumber yang bisa dipercaya rumah tangga merekapun tidak bahagia. Ada juga di antaranya  dimutasi, sebagian beritanya  sudah dimuat di  koran.

Empat. Istri sahabatku, juga tidak tanggung-tanggung. Istrinya  nekat pergi dengan lelaki lain. Dia rela menelantarkan dua anak  yang cakep-cakep. Kabar terakhir dia menikah di Bali dengan seseorang dari Solo  dengan dokumen palsu. Sebab dia belum dicerai dengan suaminya. Pasangan mesumnya mungkin juga cari variasi baru  karena sudah terbiasa dengan gadis, kali ini yang dia cari istri orang lain.

Lima. Ada  beberapa pegawai. Mereka sangat kreatif dan ingin cepat kaya. Buktinaya, penampilannya bukan  seperti biasanya  pegawai.  Mereka seneng mewah dan pamer,  mereka juga  berkreatif dalam mnyembunyikan data. Setelah ketahuan dia diprotes dan diganti orang yang bisa dipercya. Walau tidak sampai ke  pegadilan, kasusnya ditutup demi kebaikan bersama. Yang  jelas beberapa pegawai tadi tidak akan dipercaya lagi  sebagi pemegang keuangan alias hilang integritasnya.

Kisah tadi sebagai pembelajaran hidup untuk kita, karena kita bukan manusia sempurna. Kreativitas boleh saja. tapi idealnya digunakan  dalam kebaikan. Salah satunya seperti Maskatno Giri  yang mau berkreatif lewat tulisan. EH EH EH.