DAFTAR LABELKU (klik saja jangan ragu-ragu)

Selasa, 09 April 2013

Ujian Nasional Sebaiknya Tetap Ada oleh Maskatno Giri

Sebetulnya banyak pihak yang menghendaki Ujian Nasional dihapuskan, alasannya sangat beragam  dari alasan  UN  adalah upaya pemborosan sampai alasan pembodohan. Namun, menurutku UN sebaiknya tetap ada sampai akhir zaman.

Alasanku bahwa UN harus tetap ada, karena aku  mengamati langsung  dan sebagai  guru mapel UN di salah satu SMA di desa.  Sebagai  salah satu tugas guru adalah mengamati  tingkah laku siswa, aku sering terheran-heran melihat polah tingkah yang kurang positif yang dilakukan para siswa SMA terutama menjelang UN. Sehingga  aku terdorong menulis  artikel sederhana ini sebagai  dukunganku tentang keberadaan UN.

Perlu pembaca ketahui,  bahwa jumlah   para siswa SMAku  yang gemar  membaca buku dan belajar dengan tekun sangat minim, apalagi dari kelas IPS. Terbukti jumlah peminjam buku dan pembaca buku di perpustakann  sangat kecil. Sedangkan yang nongkrong di warung , ngobrol dan  main musik dan nyanyi sangat banyak.  Sangat memprihatinkan. Sebetulnya mereka sadar bahwa sebentar lagi  ada ujian nasional. Dia tahu  juga bahwa materi UN semakin sulit dan jumlah paket soal  sesuai dengan jumlah  siswa di kelas (20 paket) . Tentu mereka tidak bisa kerja sama. Tapi mereka tetap  santai-santai saja,. Aku bisa memastikan seandainya UN dihapus, mereka semakin malas dan semakin nekat untuk hobi nongkrong.

Ada pemandangan nyleneh juga di SMAku,  walau mereka kurang rajin belajar dan ikut les tambahan, jumlah siswa yang ikut sholat dan berdoa bersama menjelang UN semakin banyak. Padahal, sebelum UN masjid sepi. Aku pernah bertanya bagi yang moslim adakah yang sholat aktif?  Ternyata hampir tidak ada  yang menunjukkan jari, mereka jujur hampir mendekati 100%  mereka tidak sholat aktif. Tapi setelah mereka mau menghadapi UN mereka mau shoat lebih aktif  walau belum 5 kali sehari. Aku bisa megira-ira kalau UN dihapus barangkali mereka tidak pernah beribadah selamanya.

Ada kabar juga, bahwa sebagian siswa  masih percaya dan mengandalkan pada kekuata dukun. Dukun menurut versi sebagia siswa bisa membantu kelulusan UN. Sebagian siswa  tersebut memang sudah nampak bahwa mereka kurang sungguh-sungguh belajar. 

Yang jelas, dari tulsanku ini, aku mendukung bahwa UN tetap harus ada, ini  diharapkan tidak  hanya untuk upaya pemetaan menurut versi mendikbud tapi untuk peningkatan kesadaran pendidikan intelektual dan spiritual.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

berlatih kreatif melaui pembuatan komentar