DAFTAR LABELKU (klik saja jangan ragu-ragu)

Jumat, 07 Juni 2013

Belajar Bahasa Inggris dalam memahami Simple Present Tense dan Present Continuous Tense.


Untuk pembelajar bahasa Inggris perlu memahami perbedaan antara bentuk kalimat Simple present dan present continous tense , berikut ini perbedaan dan contoh sederhana


Simple present tense
Present continuous tense
Usages
1. Untuk menyatakan habitual action.
2. Untuk menyatakan regular happening.
3. Untuk menyatakan teori.
4. Untuk menyatakan fakta saat sekarang
1. Untuk menyatakan bahwa aktivitas atau kejadian SEDANG dilakukan atau SEDANG berlangsung pada saat dibicarakan.
Modifier of time
Now, everyday, every week, every month, every year, once a week, once in two weeks, twice a week, daily, weekly, monthly, yearly, dst
Now, at the moment
Adverbs of frequency
Always, usually, often, sometimes, seldom, dst.


Stative verbs tidak pernah digunakan dalam present continuous tense, dan tensis-tensis progressive lainnya. Why? Karena sative verbs bersifat pasif, hanya menyatakan (stating) fakta: apa yang ada di otak (pikiran), apa yang dirasakan, dan apa yang ditangkap panca indera. Verbs ini tidak aktif melakukan aksi. (Kata-kata yang tergolong stative verbs dapat dilihat di topik simple present tense).
Misalnya: hear (pasif : mendengar) vs listen (aktif: mendengarkan).
  • I sometimes hear bad gossips about her. (pasif)
  • I sometimes listent to this song. (aktif)
  • I am listening to the song now. INCORRECT jika : I am hearing to the song now.
Yang perlu diperhatikan adalah beberapa stative verbs tersebut juga merupakan verbs yang aktif melakukan aksi. Misalnya:
Pasif
Aktif
think (fikir/kira)
look (tampak/terlihat)
smell (tercium/baunya)
taste (terasa)
feel (terasa/merasa)
think (memikirkan)
look (melihat)
smell (menciumi)
taste (merasakan/mencicipi)
feel (merasakan)
Contoh:
  • I think you will understand the difference between the simple present tense and the present continuous tense soon. (pasif)
  • I am confused and I am still thinking of how to differentiate between the simple present tense and the present continuous tense now. (aktif)
  • She looks beautiful in her new dress. (pasif)
  • She is looking for her new dress hurriedly. (aktif)
  • The jasmine smells very fragrant. (pasif)
  • She is smelling the jasmine passionately. (aktif)
  • The food tastes good. (pasif)
  • The chef is tasting the food he is cooking. (aktif)
  • The silk feels so soft. (pasif)
  • I am feeling the softness of the silk. (aktif)
Sebagian besar stative verbs (khususnya yang terkait dengan panca indera) adalah juga linking verbs atau copulatives verbs. Linking verbs (termasuk to be: is, am, are, was, were, be, been) diikuti oleh adjectives (bukan oleh adverbs), dan adjectives ini menerangkan subject kalimat. Di sini, linking verbs hanya berfungsi menjembatani adjectives dengan subject, bersifat pasif, dan tidak aktif melakukan aksi. Dan seperti halnya stative verbs, linking verbs tidak digunakan dalam present continuous tense, dan tensis-tensis progressive lainnya.
Contoh:
  • She is smart, beautiful, and kind.
  • John looks very nervous when girls approach him.
  • This fried rice tastes delicious.
  • Andre always gets mad every time we talk about his being rejected by girls.
  • Adam’s apple becomes obvious when boys reach 17, doesn’t it?
  • Don’t panic! Please stay calm!
  • I want you to remain silent.
  • I love the sound of Balinese gamelan. It sounds great.
  • She seems very happy.
  • Most people appear relaxed after vacation.
Note: Semua verb yang dicetak tebal adalah linking/copulative verb dan diikuti oleh adjective (bukan oleh adverb).
She is being nice to me? Benarkah kalimat ini? Bukankah sebaiknya ditulis : “She is nice to me”?
Kedua kalimat ini grammatically correct, tapi memiliki makna yang berbeda. Pada kalimat pertama, subject she aktif berupaya agar tampak “nice/baik hati” di mata “me” atau agar object “me” merasa senang. Upaya itu SEDANG dilakukan oleh she pada saat kalimat ini diucapkan.
She has disliked me since we were kids. She always says bad things about me. She’s always mean to me. I don’t understand why she is treating me as if I were a prince now. I guess she is just being nice to me.
Sebaliknya, kalimat kedua lebih menyatakan pada fakta/ kesan “nice” yang ada pada she terhadap me. Kesan “nice” ini ada sejak waktu tertentu di masa lampau, sampai sekarang dan mungkin sampai seterusnya.
We have been friends since we were kids. She always says good things about me. She always treats me well. She is always nice to me. She is the best. I hope we’re friends forever.
Kesimpulan
  1. Gunakan simple present tense jika kita membicarakan habitual actions, regular happening, theories, dan facts. Sebaliknya, gunakan present continuous tense jika ingin menyatakan bahwa aktivitas sedang dilakukan atau kejadian sedang terjadi/berlangsung.
  2. Jangan gunakan present continuous tense jika verb-nya bersifat pasif (i.e. stative verbs dan linking verbs).

Posting Komentar