DAFTAR LABELKU (klik saja jangan ragu-ragu)

Selasa, 09 Februari 2016

Berburu Hikmah Kehidupan: Belajar bersyukur dari penderita kanker getah bening

Hunting  hikmah kehidupan. Pagi tadi, aku bersama anak dan istriku mengunjungi  saudara yang sakit kangker getah bening. Dia adalah mbak Tini; kakak kelasku  saat di SD. 

Mari kita baca Alfatihah demi kesembuhan dia, dan mari kita bersyukur melalui doa supaya kita tetap sehat  ruhani dan jasmani. Bila kita menderita sakit seperti mbak Tini belum tentu kita bisa tabah seperti dia. Tidak hanya penderitaan fisik yang menimpa dia. Cobaan dua kali ditinggalkan suami, menurutku sudah berat luar biasa.

Tahukah kawan,  bila kita mampu mengambil hikmah dari kehidupan mbak Tini, kita akan semakin bersyukur.  Cobaan yang menimpa mbak Tini terasa tidak putus-putus.

Usia mbak Tini lebih dari  empat puluhan tahun,  dari pernikahan pertama, belum dikaruniai anak. Lalu dia bercerai. Dia hidup sendiri, tinggal di rumah kontrakan. Dia sebagai pekerja di pabrik tekstil. 

Sekitar sepuluh tahun menjanda, akhirnya mbak Tini menikah lagi. Dia menikah dengan anaknya orang kaya. Namun sayangnya, anak orang kaya ini  sudah tua tapi kelakuannya masih seperti remaja. Dia manja, tidak bertanggung jawab,  dan hobinya mancing melulu. Suami kedua mbak  Tini tidak mau dan tidak suka bekerja keras. Sekitar lima tahun kemudian, mbak Tini bercerai lagi. Ya Allah berilah kesabaran kepada mbak Tini.

Allah belum berhenti memberi cobaan kepada mbak Tini. Sekitar dua bulan yang lalu, mbak Tini dinyatakan dokter menderita  penyakit kanker getah bening. Sekali lagi mari kita baca Alfatihah.

Mbak Tini harus tinggal di RS dan harus menjalani kemo terapi lebih dari lima kali.  Efek dari dikemo kepala mbak Tini menjadi plontos dan dia semakin kurus. Kini  dia pasti semakin kesulitan biaya pengobatan. Karena dia  sudah tidak   aktif bekerja.

Bagi pembaca yang mulia, kami sekedar mengajak untuk berlomba dalam kebaikan: BERSYKUR KEPADA ALLAH SWT.  Mari  kita menjalani hidup dengan penuh kesyukuran. Semoga hidup kita semakinbarokah. Amiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

berlatih kreatif melaui pembuatan komentar