DAFTAR LABELKU (klik saja jangan ragu-ragu)

Senin, 31 Desember 2012

ANDAI DUNIA INI ABADI oleh Maskatno Giri (Refleksi mas guru SMAN 1 Girimarto Wonogiri)

Aku yakin bahwa hampir seratus persen penduduk di bumi ini mengetahui bahwa kehidupan di dunia ini tidak abadi, alias ada batas akhirnya. Namun, tidak bisa seratus persen penduduk bumi ini yang yakin bahwa nanti di akherat ada pertanggung jawabanya.
Sudah menjadi taqdirku bahwa aku hampir setiap hari bersinggungan dengan para remaja. Karena aku memang guru SMA. Aku banyak mengetahui kebobrokan  moral dan mental anak-anak remaja., karena aku pelaku langsung yang mewancarai dan bersinggungan dengan anak-anak remaja. Aku lumayan akrab deengan remaja. Kalau pembaca mengetahui kisah kebobrokan anak remaja, anda akan benar-benar NGERI. Kerusakan moral dan mental  remaja saat ini, ternyata tidak hanya di sekolahku tapi di mana-mana. Dan banyak ortu yang tidak tahu, kalau anak-anaknya sudah rusak.
Kalau aku perhatikan secara seksama bahwa tidak ada lima puluh persen yang yakin bahwa perilaku kita di dunia ini nanti dimintai pertanggungjawaban di akherat kelak. Terbukti, mereka yang notabene mengaku beragama perilakunya tidak dekat-dekat dengan tuntunan keluhuran agama. Ini mengacu pada bukti dan saksi bahwa perilaku remaja saat ini ada indikasi kearah kebobrokan moral yang luar biasa. Bukan saja untuk remaja SMA, tapi juga remaja SMP. Kalau mereka diajak mendalami ilmu mereka ogah-ogahan, apalagi diajak beribadah yang sifatnya ritual berhubungan dengan Ilahiyah, mereka “aras-arasen” alias males. Kecuali kalau beribadah diberi hadiah mereka tentu rajin beribadah. Setahuku kalau mereka diberi imbalan tidak  langsung, mereka ogah-ogahan. Lah, menuntut ilmu untuk masa depan pribadi saja malas, apa lagi ngibadah yang dampaknya belum bisa dirasakan  langsung .
Bagi yang merasa muda, berbahagialah kalau anda sadar atas masa depan anda sendiri untuk keselamatan di dunia dan di akherat. Aku juga mengucapkan selamat bagi yang mau bekerja keras, belajar giat untuk kebahagiaan diri, ortu dan diniatkan ibadah. Banyak bukti, banyak remaja yang sebetulnya ingin sukses dan bahagia tetapi malas belajar bahkan berlaku curang, seenaknya sendiri,  cari nilai bagus tanpa belajar alias cuma  mengandalkan orang lain .  Perilaku negatif lainya sangat banyak jumlahnya.

Bagi guru ataupun orang tua tidak perlu terlampau bersedih, kita hanya berkwajiban, mengajak, mengingatkan, memberi teladan dan mendoakan, kita tidak bisa memaksa.
Bagi para ortu yang saat ini memiliki anak-anak yang shalih dan shalihah, saya mengucapkan selamat berbahagia. Karena zaman ini sulit ditemukan anak-anak yang shalih dan shalihah.

Mungkin anda saat ini menjadi guru, paman, kakek, nenek, saudara barangkali turut prihatin dan bersedih karena belum berhasil mendidik orang lain dan anak orang lain. Jika anda belum berhasil mendidik orang lain. Buktikan bahwa anda bisa  berhasil dan berbahagia sekali di rumah sendiri karena melihat anak-anak anda yang shalih dan shalihah. Anak shalih dan shalihah adalah hiburan yang luar biasa. Mereka sadar akan masa depannya. Dia selalu berdoa untuk keselamatan dan masa depan sendiri juga orang lain terutama untuk keluarga.

Kembali pada judul yang aku tulis di atas, ANDAI DUNIA INI ABADI, Lha wong sudah tahu bahwa dunia ini tidak abadi saja banyak yang kurang ajar, petentang-petenteng, merasa benar sendiri dll, apa lagi kalau dunia ini kekal selamanya. Pasti akan ada kerusakan moral yang luar biasa. mereka akan berdalih yang penting seneng-seneng, foya-foya, dll. Dan pasti orang kuat akan menginjak yang lemah.

Alhamdulillah Allah sudah menetapkan bahwa dunia ini tidak kekal, dan pasti ada pertanggung jawaban di akherat. Di balik ditemukannya banyak orang yang berperilaku buru, namun kita masih bayak menemukan orang-orang yang baik, santun, taat beribadah dan peduli sesama.Maka mari kita dekat-dekat atau bergaul dengan orang-orang baik agar kita kena dampak kebaikannya. ALLAHU A’LAMU BISHAWAB.
Posting Komentar