DAFTAR LABELKU (klik saja jangan ragu-ragu)

Sabtu, 05 April 2014

Di Saat Aku Ditanya " Apakah bapak orang sukses?"



Aku adalah seorang guru siswa SMA. Di suatu kesempatan  aku  berhadapan langsung dengan anak remaja SMA  yang berpikiran kritis dan berani. "Apakah bapak orang yang sukses, kok sering memotivasi agar kami menjadi sukses?" Itulah pertanyaanya.


"Itu pertanyaan bagus sekali mas". Itulah jawabanku spontan.


Lalu aku menambahkan, secara jujur dan singkat bahwa aku bukan  berniat untuk gagah-gagahan, hidup yang kucari keberkahan,  memotivasi bisa dijadikan bentuk sedekah. Menurutku aku layak menjadi motivaor, juga berhak memotivasi diri sendiri khususnya.  Aku menyimpulkan bahwa  kehidupanku saat ini  lebih bahagia, lebih makmur dan Insya Allah lebih bermakna dibanding saat remajaku dulu. Ini penilaian subjektivku. Ini bukan mengada-ada. 

Sukses menurutku kesesuaian harapan, doa dengan kenyataan. Sejak remaja aku selalu berdoa " RABBANAA  ATTINA WIDUNYA HASANAH..........." . Doa ini kuucupakan ratusan bahkan ribuan kali. Sehingga sudah menjadi kesimpulanku sendiri bahwa arti sukses menurutku  BAHAGIA DI DUNIA DAN DI AKHERAT. Alhamdulillah kehidupanku bahagia walau tidak bergelimang harta benda. Aku merasa sudah sukses di dunia, karena sudah selaras dengan doaku puluhan tahun yang lalu. Dan saat ini aku berproses untuk meraih bahagia di akherat.


Aku terlahir dari keluarga yang terbiasa hidup miskin alias susah.  Kondisi kesusahan kualami dari  kecil sampai menjadi mahasiswa. Banyak contoh yang menjadikan aku tidak bahagia saat itu: Ekonomi  pas-pasan, wajah  juga pas-pasan,  bersaing dengan anak-anak pintar aku pun bukan pemenang, makan bergizi pun jarang, untuk kebutuhan sandang pangan pun serba kurang.


Kini aku sudah hidup mandiri memiliki anak dan istri yang Insya Allah salih-shalihah.  Motivasiku sebatas bagaimana kita hidup  bersyukur (baca: bahagia), tidak menjadi beban bagi manusia yang lain serta mau berusaha, berjuang istiqomah tetap pada jalan  Allah SWT.


Aku akan malu sendiri dan tidak punya kekuatan bila kehidupanku tidak bahagia, dan menjadi beban manusia lain. Aku mau memotivasi bila apa yang kusampaikan juga aku praktikkan. So jangan biarkan berpikir negatif. Kita semua  punya hak saling memotivasi.  SALAM SUKSES SEJATI
Posting Komentar