DAFTAR LABELKU (klik saja jangan ragu-ragu)

Jumat, 18 April 2014

Mengapa Berdoa?

Pengalaman pribadi dari Maskatn Giri yang berusaha baik hati dan tidak sombong. Kalau mau sombong, yang mau disombongkan itu apa?. Wajah pas-pasan, cerdas pas-pasan, harta pas-pasan, rambut pun juga pas-pasan. Walau serba pas-pasan, pasti tidak ada yang salahnya  kalau setiap hari  tiada henti berdoa untuk menjadi orang sukses sejati. Karena kesuksesan adalah hak setiap insan. Pokoknya aku tak akan bosan dalam berdoa. Sepengetahuanku  salah satu ciri orang yang tidak sombong adalah ada kemauan untuk berdoa. Doa  bermakna pemantapan, keyakian, pengharapan, dan pemberi kekuatan dll.

Ternyata ada juga manusia yang enggan berdoa. Menurutnya, berdoa hanya menghabiskan waktu.  Manusia yang malas berdoa biasanya merasa "LINUWIH" dibanding manusia lain. Mereka merasa dirinya super. Mereka mungkin merasa bahwa dirinya tak ada kelemahan, dan segalanya bisa diatasi tanpa bantuan fihak lain.

Sebetulnya kalau kita sadar bahwa manusia adalh  gudangnya  kelemahan. Karena kelemahannya, mereka  selalu mencari-cari jalan supaya ada  pertolongan. Pada akhirnya manusia yang merasa lemah berharap kepada sesuatu Dzat  yang sanggup membantu di kala manusia lain tak sanggup membantunya.  Mereka  yang merasa dirinya lemah biasanya : membutuhkan pertolongan, putus harapan, kurang percaya diri, merasa tidak ada gunanya dll.

Tak ada yang "disombong-sombongkan", ini justru menyelamatkan. Lalu  tindakan  orang  yang merasa lemah adalah berdoa kepada yang Maha Kuasa. Mereka merasa bahwa doa adalah kekuatan, doa adalah keyakinan bahwa ALLAH pasti ada dan sangat kuat  dan sangat mudah membantu si lemah. 

Tidak sepantasnya manusia merasa pesimis dalam kehidupan, karena Allah SWT Maha Kuat, Maha Pengasih untuk membantu manusia lemah menjadi manusia sukses sejati.
Posting Komentar