DAFTAR LABELKU (klik saja jangan ragu-ragu)

Selasa, 17 Februari 2015

Buat Apa Susah!

Laa tahzan! Hidup ini indah bagi manusia yang senantiasa bersyukur. Inilah kalimat inspiratif dari buku: La Tahzan, jangan bersedih, Karya DR. 'Aidh al-Qarni; penerjemah, S.  Rahman.

Menurut Anda memang benar bahwa  Allah itu kurang adil. Karena Anda saat itu baru kufur nikmat.  Padahal Allah SWT telah menganugerahkan kepada Anda berbagai nikmat yang luar biasa . Allah SWT  telah melipatkan nikmat-Nya dari ujung rambut hingga ke bawah kedua telapak kaki.
{Jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan sanggup
menghitungnya.}
(QS. Ibrahim: 34)

Kesehatan badan, keamanan negara, sandang pangan, udara dan air, semuanya tersedia dalam hidup kita. Namun begitulah, Anda memiliki  dunia, tetapi tidak pernah menyadarinya. Anda menguasai kehidupan, tetapi tak pernah mengetahuinya.

{Dan, Dia menyempurnakan nikmat-Nya kepadamu lahir dan batin.}
(QS. Luqman: 20)

Anda memiliki dua mata, satu lidah, dua bibir, dua tangan dan dua  kaki.
{Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?}
(QS. Ar-Rahman: 13)

Apakah Anda mengira bahwa, berjalan dengan kedua kaki itu sesuatu  yang sepele, sedang kaki acapkali menjadi bengkak bila digunakan jalan terus menerus tiada henti? Apakah Anda mengira bahwa berdiri tegak di  atas kedua betis itu sesuatu yang mudah, sedang keduanya bisa saja tidak  kuat dan suatu ketika bisa  patah?

Maka sadarilah, betapa hinanya diri kita manakala tertidur lelap, ketika  sanak saudara di sekitar Anda masih banyak yang tidak bisa tidur karena  sakit yang mengganggunya? Pernahkah Anda merasa nista manakala dapat  menyantap makanan lezat dan minuman dingin saat masih banyak orang di sekitar Anda yang tidak bisa makan dan minum karena sakit?

Coba pikirkan, betapa besarnya fungsi pendengaran, yang dengannya  Allah menjauhkan Anda dari ketulian. Coba renungkan dan raba kembali mata Anda yang tidak buta. Ingatlah dengan kulit Anda yang terbebas dari penyakit lepra dan supak. Dan renungkan betapa dahsyatnya fungsi otak  Anda yang selalu sehat dan terhindar dari kegilaan yang menghinakan.

Adakah Anda ingin menukar mata Anda dengan emas sebesar gunung  Uhud, atau menjual pendengaran  Anda seharga perak satu bukit? Apakah  Anda mau membeli istana-istana yang menjulang tinggi dengan lidah Anda, hingga Anda bisu? Maukah Anda menukar kedua tangan Anda dengan untaian mutiara, sementara tangan Anda buntung?

Begitulah, sebenarnya Anda berada dalam kenikmatan tiada tara dan kesempumaan tubuh, tetapi Anda tidak menyadarinya. Anda tetap merasa resah, suntuk, sedih, dan gelisash, meskipun Anda masih mempunyai nasi
hangat untuk disantap, air segar untuk diteguk, waktu yang tenang untuk tidur pulas, dan kesehatan untuk terus berbuat.

Anda acapkali memikirkan sesuatu yang tidak ada, sehingga Anda  pun lupa mensyukuri yang sudah ada.  Jiwa Anda mudah terguncang hanya  karena kerugian materi yang mendera. Padahal, sesungguhnya Anda masih   memegang kunci kebahagiaan, memiliki jembatan pengantar kebahagian, karunia, kenikmatan, dan lain sebagainya. Maka pikirkan semua itu, dan kemudian syukurilah!

{Dan, pada dirimu sendiri. Maka, apakah kamu tidak memperhatikan.}
(QS. Adz-Dzariyat: 21)

Pikirkan dan renungkan apa yang ada pada diri, keluarga, rumah, pekerjaan, kesehatan, dan apa saja yang tersedia di sekeliling Anda. Dan janganlah termasuk golongan {Mereka mengetahui nikmat Allah, kemudian mereka mengingkarinya.}
(QS. An-Nahl: 83)

Hidup bahagia adalah jalan utama. Selamat tinggal duka! Dan Salam sukses sejati!
Posting Komentar